Arsip untuk Kategori 'pengalaman'

Kamis Sial

Hari itu adalah hari kamis. Itu adalah jadwal dan waktuku untuk mengikuti les rutin tiap minggu. Waktu berangkat aku sambil santai-santai aja. Tapi waktu disana malah saya dikunci diluar sama teman2 saya. Yaaaa aku sih santai saja. Orang gitu aja kok repot. Ya itung2 caper saya melongok ke cendela, berharap cendelanya tidak dikunci. Aku kaget malahan cendelanya malah dikunci sama kawat. Jadi terpaksa saya menunggu belas kasihan dari teman2. Akhirnya pintu pun dibuka. Aku pun masuk kedalam. Saat itu waktunya pelajaran matematika. Jadi aku siapkan segala sesuatunya. Ketika baru berjalan 10 menit tiba-tiba”pet……pet…”. Busyet lampu mati. Ya kayak di film2 anak cewek2nya teriak-teriak. Jadi suasana ramai banget. Aku sih santai saja, orang aku bawa senter kecil di tasku. Tapi lampuny gak hidup-hidup. Usut demi usut ternyata listriknya konslet. Jadi terpaksa kami semua dipulangkan. Dan lesnya pun diganti hari Minggu. Saat pulang aku pun mulai memikirkan rencana untuk kemana aku ini. Jam masih menunjukkan pukul 7 malam. Jadi aku dan temanku Doni memutuskan untuk pergi kesebuah warnet di depan SMAN 11 SBY. Aku boring banget, ternyata koneksinya super lemot. Bayangkan untuk nulis artikel ini saja perlu log in sekitar 20 menit. Jadi hari kamis ini adalah hari sial banget. Belum lagi ditambah pulsaku habis lagi. Rasanya kesialan ini begitu lengkap rasanya.

Rabu Kelabu

Hari itu hari rabu. Tanggal 22 oktober 2008. Itu adalah hari rabu paling terburuk dan paling kelam bagi aku. Bagaimana tidak kelam, orang dari pagi aja aku sudah suntuk banget dan aku dari rumah sudah tidak mood untuk pergi kesekolah. Tapi akhirnya aku tetap berangkat sekolah. Awalnya aku sih masih ragu mau sekolah apa gak??. Soalnya perasaanku tidak enak banget. Akhirnya aku sampai juga di sekolah. Aku lansung menuju ke ruang kelasku. Pelajaran jam ke-1 dan ke-2 aku mulai semangat mengikuti pelajaran. Ketika jam ke-3 aku dimintai tolong sama temanku yang berinisial “A”. dia meminta tolong untuk bisa mengantarkan 3 anak perempuan untuk menghadiri teknikal meeting acara OZ yang diadakan oleh deteksi. Aku pun mau saja. Karena denger-denger kalau gak mengikuti TM itu ereka akan kena denda dan di diskualifikasi. Makanya aku pun setuju. Jam ke-4 aku berangkat dari sekolah, dan aku sudah mendapat surat ijin dari sekolah. Jadi aku tidak perlu takut di tulis “A”. Aku pun berangkat ke Graha Pena. Aku disana mengantarkan 3 orang cewek. Akupun ditemani oleh temanku berinisial “S”.Kami bertiga pun menungu di pelataran parkir. Tapi teman salah satu teman kami yang berada di sekolah marah-marah lewat telepon. Dia menuduh kami bertiga bolos. Terus pergi mejemng ke Royal plaza. Akhirnya terjadi perdebatan panjang, sampai-sampai security datang dan mengusir kami bertiga. Akhirnya kami menunggu di tempat lain. Sampai akhinya kami pun pulang jam 2 siang dan kami semua langsung menuju sekolah. Betapa kagetny kami, ketika kami tau kalau kami bertiga mendapatkan absensi “A” pada saat itu. Kami bertiga berdebat hebat. Lanjutkan membaca ‘Rabu Kelabu’

Jeritan Hati Orang Mbenjeng

Wuiiiiiii hari gini masih sulit banget cari inspirasi buat posting di blog. Ya itulah yang aku alami. Sudah hampir 3 minggu lebih blog ku pun tak pernah ku sentuh. Bagaimana gak kesentuh orang terakhir aku sentuh, saat itu pas liburan. Sekarang da selesai liburannya. Ya maklum selain tidak ada ide untuk posting, hal lain juga karena di tempat tinggal saya di Benjeng tidak ada Warnet. Jadi ya saya belum pernah menyentuh blog saya sekalipun. Nah untuk kali ini saya mau posting tentang kehidupan sehari-hari di benjeng sana. Sebenarnya ini sih lebih pantas kalau dibilang curhat kali ya….!!!. Ini masalah pertama yang sering aku hadapi du benjeng. Nah sekarang kan musim kemarau nah inin membuat hidup di Benjeng sama ganasnya seperti hidup di gurun kalahari. Tau kenapa? ya karena di Benjeng tu sabgat sulit sekali kalau mencari air. Bagaimana gak sulit orang air PDAM aja disana gak ada. Jadi tu benjeng bagaikan gurun deh kalau di waktu musim kemarau. Bayangkan saja air telaga saja kering kerontang, sumur gak keluar, sungai pun kering. Ya apa boleh buat kalau ada salah seorang warga yg masih punya air sumur maka warga yg lain akan berebut ubtuk membeli air tsb. Di kondisi yg seperti itu diperparah oleh banyaknya warga. Jadi sering terjadi konflik karena rebutan air. Seperti yg saya alami. Saya hampir berkelahi dengan salah seorang warga. Kejadiannya sih sepele karena rebutan air. Masalah yang lain banyak banget tapi akan ku bicarain satu lagi. Yaitu kalau misim hujan di Benjeng tu sering Banjir. Bahkan ada jalur tengkorak lo kalau banjir disana. Eh……Benjeng pernah masuk tv lo gara-gara banjir. Terus yang membuat aku rindu pada banjirnya benjeng itu karena aku bisa cari ikan. Aku bia dapat banyak dan besar-besar. Karena ikan-ikan dari sungai terbawa arus semua. Jadi kalau habis banjir gak usah beli ikan deh.

Ada-ada Saja Ulah Bloger di Bulan Ramadhan

Di bulan yang penuh berkah ini ada-ada saja ulah yang dilakukan oleh anak-anak bloger baik itu perseorang an atau berkelompok. Yaw mungkin hal ini dilakukan untuk mengusir kepenatan yang menerpa dikala terik nya sinar mentari dibulan Ramadhan ini. Seperti yang saya lakukan, setiap malam hari saya selalu membeli petasan baik itu yang kecil, besar, sampai kembang tetes pun saya beli. Maklum untuk menghilangkan stressss karena ya gitu deh suasana di Benjeng panas banget jadi malamnya saya luapkan perasaan saya dengan menyulut petasan. Nah saya punya cerita unik, jahil, serta menghibur banget. Begini ceritanya di bulan Ramdhan saya pergi mencari bambu bersama temen saya di Benjeng sana. Maklum di Benjeng masih banyak tanaman bambu liar. Jadi tinggal ambil saja. Kami mulai dengan memilih bambu yang bagus dan agak besar supaya nanti meriam yang kita hasil menimbulkan suara yang keras. Cerita berlanjut……………. ketika itu saya langsung menggergaji bambu yang sdh ditentukan. Lalu saya lubangi agar bisa disulut oleh api. Malam pun menghampiri saya dengan gagahnya membawa meriam itu bersama temen-temen di sebuah tempat tersembunyi untuk segera melegakkannya. Ketika waktunya mulai pas, saya langsung mengarahkan meriam ke arah tanah lapang. Nah tamnpa diduga-duga meriamku keras banget suaranya. Sampai-sampai tanah di sekitar kami terasa bergetar. Waktu meriam meledak ada ibu-ibu hasbis pulang dari Sholat Tarawih. Betapa kagetnya kami ternyata ibu-ibu itu latah sehinggan kami semua tertawa saat mendengar ibu itu berkata”eh……jancok……jancok..“. Saat itu pula kami semua lari pontang-panting takut kalau ibu itu marah pada kami. Hati kami pun senang sekali arena meriam kami meledak dengan keras sekali. Tamat

Bulan Ramadhan Bulan Penuh Berkah

Marhaban Ya Ramadhan. Tanpa terasa kita sudah memasuki bulan penuh rahmat. Sebelumnya saya ingin meng ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Dibulan puasa ini konon merupakan bulan penuh berkah. Bagaimana tidak penuh berkah, semua lapisan masyarakat merasakan dampak dari kenikmatan datangnya bulan ramadhan. Baik itu orang dari lapisan bawah, lapisan tengah, sampai lapisan konglomerat. saya ambil contoh para para penderita Diabetes. Pada bulan ramadhan ini mereka lebih bisa mengatur atau mengontrol gula darah mereka. Kemudian bagi para orang-orang yang gendut (termasuk saya), mereka semua bisa latihan menahan lapar sekalian diet. Kemudian bagipara penjual kembang di pemakaman, mereka semua mendapat untung karena dengan datangnya bulan ramadhan. Karena dengan datangnya bulan ramadhan berarti datang pula rezeki mereka dari para orang-orang yang membeli bunga. Keuntungan ini dirasakan juga oleh para pembersih atau perawat pemakaman mereka mendapatkan tips lebih banyak berkat datangnya bulan ramadhan ini. Nah contoh yang terakhir ini yang membuatku ingin tertawa. Bagaimana tidak tertawa saat itu aku menemukan banyak botol ditumpuk, botol itu berisi air. Terus aku pandangi. Semula aku mengira air dalam itu diberikan kepada para peziarah dengan gratis untuk disiramkan diatas pemakaman. Ternyata malah air itu dijual. Berarti sudah terbukti kan ! kalau bulan ramadhan ini bulan penuh berkah.

Seminar Perakitan Komputer

Kamis tanggal 28 Agustus kemarinakku dan teman-temanku mengikuti seminar perakitan komputer. Kami semua mengikuti seminar di gedung Workshop di HI-TECH Mall Surabaya. Waktu mau berangkat kami semua mengadakan kumpul-kumpul. Ya sekedar evaluasi akhir gitu. Sewaktu diajak mengikuti seminar aku kaget banget. Bagaimana enggak kaget, orang aku aja nggak tau seluk beluk komputer. Y aku nekat aja. Kmai semua berangkat pukul 12.30, kami buru-buru banget karena di jadwal tercantum jam dimulai seminar jam 13.00. Jadi di jalan kami ngebut. Sewaktu tiba disana tak taunya malah sepi. Belum ada yang datang. Jadi kami bergurau dulu sama guru kami yang juga ikutan mendampingi kami.Akhirnya dimulai juga seminarnya. Kami diberi teori dulu sebelum mulai merakit komputer, biar nanti waktu merakit nggak binggung. Kami sempat agak bingung karena seumur-umur belum pernah membongkar dan memasang komponen dari CPU. Jadi kami sempat merasa canggung waktu disuruh memasang Motherboard, Ram, dll. Tapi secara keseluruhan seru banget deh. Pengetahuanku tentang seluk beluk komputer jadi bertambah. Nih foto-fotonya Lanjutkan membaca ‘Seminar Perakitan Komputer’

Flash Disk Pertamaku

Minggu 17 Agustus 2008 adalah hari yang paling bahagia dalam hidupku. Tau nggak selain hari itu sebagai hari Kemerdekaan Negara Indonesia yang ke 63 juga sebagai hari keberuntunganku. Karena pada hari itu aku mendapat Flash Disk gratis. Kenapa aku mendapat kan itu? karena aku mengikuti lomba blog yang diadakan oleh SMAN 11 Surabaya. Ya itung-itung cari pengalaman, kan aku belum pernah ikutan lomba yang seperti itu. Apalagi aku ini arek Ndeso yang nggak tau apa-apa. Boro-boro komputer wong yang namanya flash disk aja aku nggak punya. Waktu aku ikut lomba itu aku sedikit minder, gimana gak minder wong pesertanya aja banyak yang sudah senior dalam hal blog. Blog saja belum begitu terkenal. Tapi lumayan lha…buat pengalaman, toh aku bisa menang juga. Meskipun aku nggak tau aku juara berapa. Sing penting dapat flash disk. Waktu aku dipanggil kedepan aja aku nggak dengar. Pikirku”wong aku iki wong ndeso pasti kalah”. Gak disanka-sangka aku dipanggil. Tapi aku gak mau GR. KU tunggu namaku dipanggil untuk yang kedua kalinya biar kalau misal ku salah nggak malu. Ternyata benar namaku dipanggil dan aku langsung lari kedepan lapangan upacara. Tapi ada hal yang gak bisa ku rasakan. Yaitu aku nggak dapat foto bareng sama teman-teman yang juga menang lomba. Pokoknya siiip deh.

Diklat Senior Busyet !!!!!!

Jum’at kemarin tanggal 20 juni aku dan teman2ku anak PMR lagi ngadain kegiatan untuk diklat senior. Kami semua menyiapkan fisik dan mental karena denger2 nanti acaranya bakalan menguras stamina fisik. Maklum aja namanya aja diklat senior pasti acaranya juga pasti lebih ekstrem dari acara PMR biasanya. Pukul 1 siang aku disuruh kumpul disekolah karena kami akan berangkat pada pukul 14.00. Aku pun bersemangat karena ini baru pengalaman pertamaku untuk mengikuti acara diklat senior. Bawaanku busyet………segunung coy !!!! maklum aja karena kita akan ngadakan diklat di Pacet, jadi jauh rumah .Kami pun berangkat dengan menggunakan Truck TNI jadi kayak rombongan tentara mau perang gitu. Di perjalanan kami bercanda pokoknya penyegaran pikiran sebelum akhirnya kita harus bertarung habis2an. Sampai disana tepat pukul 4 sore, badan kami sdh pada lemes belum lagi disuruh membawa barang2 kebutuhan kegiatan ditambah lagi kita harus mendaki untuk dapat sampai ke Villa tempat kita menginap. Waduh kayak orang elit pakai nginep di villa……….!!!!!!!!! . Lanjutkan membaca ‘Diklat Senior Busyet !!!!!!’

Madiun???Busyet!!!

Hey semua lihat nih aku punya sebuah cerita. Cerita ini bermula ketika aku pergi ke Madiun. Tepatnya hari jum’at kemarin. Aku pergi ke Madiun jam 9 malam. Aku pergi kesana dalam rangka menghadiri kawinan kakak sepupu aku .Balik lagi kecerita aku perrgi malam hari itu soalnya kalau malam hari itu jalanan sepi dan bebas dari macet. Ternyata hal itu benar. Jadi perjalan kami jadi lancar banget. Waktu jam 21.30 aku dan keluargaku janjian ketemu om ku di Baypass Krian soalnya kami berencana berangkat bareng. Suasana sepi banget, jadi perjalanan kami begitu cepat. Karena waktu berangkat aku belum makan jadi perut aku keroncongan pengen makan. Akhirnya aku makan bersama pakde ku dibangku belakang mobil. Untung aja tante aku bawa bekal dengan nasi putih panas+lauk ayam goreng+sambel. Pokoknya enak banget. Bikin air liur menetes kencang. Sialnya waktu makan aku dan pakde ku tergesah-gesah karena lampu mobil dimatikan dan waktu itu mobil melintasi wilayah Alas Nganjuk yang jalannnya agak ber gelombang. Jadi nasinya banyak yang muncrat. Jadi aku pun tersedak sampai mau muntah. Seisi mobil tertawa soalnya ada nasi yg keluar dari hidungku. Aku malu setangah mati. Habis makan aku melihat jam”waduh sudah jam 11 nih”gumamku .Aku takut gak bisa menonton pertandigan EURO antara ITALIA vs.RUMANIA . Ternyata aku pun sampai di Madiun dan masih sempat menonton aku pun bersemangat apalagi ditemani segelas kopi panas buatan budeku yang punya hajat tadi. Disana ada nonton bareng. Ada perbedaan yang mencolok waktu nonton bola yaitu kalau oarang Surabaya kalau nonton bola selalu ramai entah itu gol atau tidak. Berbeda dengan orang sana yang mempunyai ekspresi yang berbeda .Kalau gol hanya bilang gol atau yes gak ada teriaknya. Begitu juga kalau bolanya meleset. gak kayak SURABAYA gol maupun tidak gol selalu ramai bahkan sampai Meso. Termasuk aku hehehehehehehe. Setelah puas kami menuju ke penginapan tempaynya di jalan Setia Budi. Nama wismanya yaitu wisma COMULUS. Ada hal aneh waktu kami datang,ada sepasang muda mudi keluar dari sebuah kamar. Aku pun kaget dan berprasangka buruk Lanjutkan membaca ‘Madiun???Busyet!!!’

40 Hari Nenekku

Kamis tanggal 22 mei 2008 adalah hari yang sangat bersejarah dalam hidupku. Saat itu adalah 40 hari nenekku .Malam sebelumnya ada pengajian yaah itung2 amal sebelum nenekku pergi menghadapi sang ILLAHI. Waktu pengajian aku dan keluarga sedih secara khusuk .Kami semua bersedih.Kami pun begadang sampai malam untuk menunggu nenekku pamitan. Kata orang dulu sih begitu, kalau sudah 40 hari katanya orang yanmg sudah meninggal itu pulang kembali kerumah untuk pamitan. Memang sih pamitannya gak mesti harus bertatap muka. Katannya sih ada yang melalui mengetuk pintu, menjatuhkan piring, gelas, dll. Memang sih aku gak percaya sama yang begituan, untuk itu aku dan keluargaku mengadakan semacam UJI NYALI .Untung aja malam itu ada pertandingan liga Champion jadi yaaaa gak kerasa kalau lagi ada uji nyali. Waktu dsudah menunjukkan pukul 12.00 akupun muali merinding bulu kuduk ku mulkai berdiri. Tiba2 suasana jadi hening angin dingin seperti menusuk tulang. Tiba2 lampu dirumahku mati”dep…dep”.Aku mulai bertanya-tanya,apakah ini nenekku pamitan? semuya orang panik,mereka berusaha menghidupkan lampu tapi gak bisa. Jam mulai menunjukkan pukul 00.30 aku masih merinding. Soalnya kata orang waktu pamit tu sampai jam 01.00. Tapi aku tunggu sampai lama tidak ada tanda2 lain seperti yang diceritakan oleh orang2. Saat itu aku menarik kesimpulan bahwa lampu mati itu nenekku pamit. Tapi itu salah satunya tanda. Kata kakak kakekku sebelum lampu mati tuh nenekku pamit waktu itu terdengar suara seperti orang seperti mengupas kacang kulit. Akupun mulai mengucapkan do’a. Tapi kesimpulannya aku tidak melihat penampakan atau tanda apapun. Setelah itu akupun langsung melihat liga Champion. Jadi saya habis sedih2 aku langsung nonton liga Champion sampai pagi. Jadi aku semalaman gak tidur .

Halaman Berikutnya »


pengunjung ke

  • 11,339 people

kalender

November 2009
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Warning!!!!!!!!!

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Eng ing eng

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008 Blog Kisara Indonesian Muslim Blogger

Kampanye 2008

My birth day 15 april

Aku rangking ke….?

Search Engine Optimization

Pengunjung Terbaru