Jeritan Hati Orang Mbenjeng

Wuiiiiiii hari gini masih sulit banget cari inspirasi buat posting di blog. Ya itulah yang aku alami. Sudah hampir 3 minggu lebih blog ku pun tak pernah ku sentuh. Bagaimana gak kesentuh orang terakhir aku sentuh, saat itu pas liburan. Sekarang da selesai liburannya. Ya maklum selain tidak ada ide untuk posting, hal lain juga karena di tempat tinggal saya di Benjeng tidak ada Warnet. Jadi ya saya belum pernah menyentuh blog saya sekalipun. Nah untuk kali ini saya mau posting tentang kehidupan sehari-hari di benjeng sana. Sebenarnya ini sih lebih pantas kalau dibilang curhat kali ya….!!!. Ini masalah pertama yang sering aku hadapi du benjeng. Nah sekarang kan musim kemarau nah inin membuat hidup di Benjeng sama ganasnya seperti hidup di gurun kalahari. Tau kenapa? ya karena di Benjeng tu sabgat sulit sekali kalau mencari air. Bagaimana gak sulit orang air PDAM aja disana gak ada. Jadi tu benjeng bagaikan gurun deh kalau di waktu musim kemarau. Bayangkan saja air telaga saja kering kerontang, sumur gak keluar, sungai pun kering. Ya apa boleh buat kalau ada salah seorang warga yg masih punya air sumur maka warga yg lain akan berebut ubtuk membeli air tsb. Di kondisi yg seperti itu diperparah oleh banyaknya warga. Jadi sering terjadi konflik karena rebutan air. Seperti yg saya alami. Saya hampir berkelahi dengan salah seorang warga. Kejadiannya sih sepele karena rebutan air. Masalah yang lain banyak banget tapi akan ku bicarain satu lagi. Yaitu kalau misim hujan di Benjeng tu sering Banjir. Bahkan ada jalur tengkorak lo kalau banjir disana. Eh……Benjeng pernah masuk tv lo gara-gara banjir. Terus yang membuat aku rindu pada banjirnya benjeng itu karena aku bisa cari ikan. Aku bia dapat banyak dan besar-besar. Karena ikan-ikan dari sungai terbawa arus semua. Jadi kalau habis banjir gak usah beli ikan deh.

21 Responses to “Jeritan Hati Orang Mbenjeng”


  1. 1 sOfy Oktober 18, 2008 pukul 11:28 am

    oAlah nJenG,,,
    pindah aE naNk MeDaeng…
    nanK koNo ae oNogh waRnet…/

  2. 2 aze--- Oktober 19, 2008 pukul 4:10 pm

    walah njeng, wis kukut ae… pindah siwalan… ben aku lek budal sekolah hemat energi, iso bareng kowe….

  3. 3 Ajeng Oktober 20, 2008 pukul 5:35 am

    Eh..trnyata benjeng itu ndeso bgt y…

  4. 4 mybenjeng Oktober 20, 2008 pukul 5:56 am

    but i love my benjeng, so much….🙂

  5. 5 Saprol Oktober 21, 2008 pukul 4:25 am

    Eala.. Mene tag gawe warnet nang kno..

  6. 6 Gempur Oktober 21, 2008 pukul 9:32 am

    engkok lek teko udane malah kebanjiran…!!!!

    naas nian nasibmu njeeeeeeeeeenngggg! hiks..

  7. 7 andy Oktober 23, 2008 pukul 2:59 am

    TO Gempur: ya ni pak, hidup di benjeng serba bingung. Hujan kebanjiran, panas kapanasan. HEHEHEHEHE

  8. 8 andy Oktober 23, 2008 pukul 3:02 am

    To Saprol: gak usah gawe warnet prol, ntar malah disalah gunakan lagi ma orang yang gak berkepentingan!!!!!!!!

  9. 9 nada7 Oktober 23, 2008 pukul 3:51 am

    owalah kasihan kekurangan air?

  10. 10 harrie Oktober 23, 2008 pukul 3:53 am

    njenk……

    njenk……

    njenk……

    njenk……

    njenk……

    njenk……

  11. 11 quantumeconomics Oktober 23, 2008 pukul 3:54 am

    artikel yang sangat menarik…
    kunjungi blog saya, baca dan analisa secara seksama dengan pikiran yang positif..
    jangan ambil keputusan sebelum menganalisanya.
    saya berharap kita dapat meraih kemapanan finansial bersama.
    amin

  12. 12 pinkcutez Oktober 23, 2008 pukul 4:09 am

    waLah nJeng…..

    mAngkaNe pIndaho tHa….

  13. 14 Funeral Remain Oktober 24, 2008 pukul 2:31 pm

    Blog yg bagus, guys…
    teruskan perjuanganmu dan teruslah berkarya !!

    “We’ll very appreciate your concern”

    jangan lupa comment balik / kirim feedback ke:
    http://www.fr-journals.blog.friendster.com

    Kami nantikan suport dan tanggapan dari kalian.

  14. 15 don45 Oktober 25, 2008 pukul 7:01 am

    Ambil hikmahnya aja itung2 bisa sambil olga khan ???

  15. 17 Pheyana cieNdHu… November 20, 2008 pukul 1:08 am

    yowes lah njenk..
    dinikmati aja..
    ti2p salam buwat seluruh penghuni Benjenk-City, “Selamat Menempuh Derita” wkwkwk..

  16. 19 Sugeng Mei 4, 2009 pukul 10:06 am

    Jangan putus asa ….Benjeng tetap Benjeng bukan Beijing…kalo nggak ada air, sungai lamong bisa dimanfaatkan…gimana pemerintah daerah untuk memanfaatkannya ?????.

  17. 20 ikhwan Februari 11, 2010 pukul 8:34 am

    jangan suka menghina orang benjeng,gini2 gue orang benjeng lo.bisa jadi duta bangsa dilebanon.makanye jangan sombong

  18. 21 jocybumb Juli 6, 2010 pukul 6:36 am

    wes ngono iku Njeng, Mbenjeng mesti banjir. kaline jerono ta..mesti ben taun mlebu berita gara-gara banjir.arang-arang udan emas ngono lho..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




pengunjung ke

  • 17,054 people

kalender

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Warning!!!!!!!!!

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Eng ing eng

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008 Blog Kisara Indonesian Muslim Blogger

Kampanye 2008

My birth day 15 april

Aku rangking ke….?

Search Engine Optimization

Pengunjung Terbaru


%d blogger menyukai ini: